Bahagia Tanpa Alasan

nature_the_man_is_between_heaven_and_earth_099403_
http://www.zastavki.com/pictures/originals/2015/Nature_The_man_is_between_heaven_and_earth_099403_.jpg

Biarkan Bahagia datang padamu seperti angin,

tak perlu kau cari sesuatu yang bisa membuatmu bahagia

karena saat sesuatu itu telah tiada di hidupmu,

kau merasa seakan Kebahagiaanmu itu lenyap.

Biarlah Bahagia datang dengan sendirinya,

cukup buka hatimu dan terima Dia apa adanya tanpa banyak bertanya.

Bukalah hatimu setiap saat dan Bahagia datang tiap waktu,

tak perlu suatu alasan untuk membuatmu Bahagia.

Nikmatilah dan berjalanlah dengan Kebahagiaan

karena sesungguhnya alasan suatu Kebahagiaan adalah hati yang Bahagia.

 

Volkspark, 19 Juli 2013

13:54

Advertisements

“Volkspark” Kisah Kita

meditation_breathing_yoga_relax_hd-wallpaper-1426444
https://hdwallpapers.cat/wallpaper_mirror/meditation_breathing_yoga_relax_hd-wallpaper-1426444.jpg

Ini bukan mengenai siapa kamu, bukan pula mengenai siapa aku, bukan mengenai siapa kalian, bukan pula siapa mereka, tapi ini adalah kisah kita. Kita sebagai bagian dari kita. Kita yang tidak sendiri, walaupun hanya sendiri. Kita yang hadir disini karena kita. Kita yang menghadirkan kita.

Semesta itulah kita. Pohon-pohon itulah kita. Anjing-anjing itulah kita. Planet-planet dan bintang-bintang itulah kita. Lautan, hutan, gunung, langit, tanah itulah kita. Surga dan neraka, bila memang mereka eksis, itulah kita. Manusia dan Tuhan itulah kita.

Kita bukanlah sistem politik, ekonomi, budaya. Kita bukanlah suatu norma, pendidikan, agama, teknologi. Kita tidak menciptakan, kita tidak dijadikan. Kita adalah kita yang telah ada sejak awal mula. Kita bersatu dalam satu harmoni membangun satu sinergi. Satu disini hanyalah ketunggalan. Tidak ada yang terlepas dan tidak ada yang menggabungkan diri karena kita sebenarnya satu.

Kita bersama sedih karena kita, kita senang karena kita, kita bertanya karena kita, kita menjawab karena kita. Semua pertanyaan ada dalam kita, semua jawaban pun ada dalam kita. Semua hal yang menakutkan itulah kita dan semua yang takut itu pun kita.

Si pohon beringin pun bertanya, „ Kenapa aku merasakan sakitnya ditebang, sedangkan mereka merasakan kebahagiaan menebang? Bukankah katamu kita adalah kita yang satu?“

Semesta pun menjawab, „Kita di masa depanlah yang akan merasakan kesakitan yang kamu rasakan saat oksigen yang merupakan bagian kita mulai berkurang. Itulah satu-satunya hukum kita yang sering disebut hukum alam.“

Semesta yang sama pun menambahi, „Janganlah kita iri dan merasa tidak adil karena saat ini ada kita yang menderita. Hukum kita adil. Semua akan adil dan sesuai porsinya seiring dengan waktu. Walaupun menurutku waktu itu tidak begitu eksis, tak ada awal, tak ada akhir, tak ada saat ini, tak ada saat nanti.”

Volkspark-Halle, 15 Juli 2013

14:12

“Ke manakah Semua Ini Berujung?” -Lagu-

Malam ini kumerenung

Apakah arti hidupku ini?

Mungkinkah aku arungi?

Atau samudra tiada akhir?

Melihat mereka yang pergi

Mungkinkah akan hidup kembali

Di dunia yang tak mungkin terjangkau

Oleh tubuh fana ini?

Mungkinkah kutemukan

Hidup abadi tanpa air mata?

Ataukah itu hanya 

dongeng penenang untuk kami yang takut Kebenaran?

20150612_145225

Jogjakarta, 02 Mei 2015, 18:36

Aachen, 12 Juni 2015